Melangkah Berdua,Pernikahan adalah seperti Sekolah

Posted: Juli 11, 2011 in Tak terkategori

Pernikahan adalah seperti Sekolah

Bertahun-tahun yang lalu, saya berdoa kepada Tuhan untuk memberikan saya pasangan, “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, Tuhan menjawab.
Tidak hanya saya meminta kepada Tuhan,seraya menjelaskan kriteria pasangan yang saya inginkan. Saya menginginkan pasangan yang baik hati,lembut, mudah mengampuni, hangat, jujur, penuh dengan damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian, pintar, humoris, penuhperhatian. Saya bahkan memberikan kriteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini saya impikan.

Sejalan dengan berlalunya waktu,saya menambahkan daftar kriteria yang saya inginkan dalam pasangan saya. Suatu malam, dalam doa, Tuhan berkata dalam hati saya, “HambaKu, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan.”

Saya bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia! menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah Adil. Aku adalah Kebenaran dan segala yang Aku lakukan adalah benar.”

Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dariMu?”

Jawab Tuhan, “Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenaran bagiKu untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau. Tidaklah adil bagiKu untukmemberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar; atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam; atau seseorang yang mudah mengampuni, tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam; seseorang yang sensitif, namun engkau sendiri tidak…”

Kemudian Ia berkata kepada saya, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semua itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri di dalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Pernikahan adalah seperti sekolah, suatu pendidikan jangka panjang. Pernikahan adalah tempat dimana engkau dan pasanganmu akan saling menyesuaikan diri dan tidak hanya bertujuan untuk menyenangkan hati satu sama lain, tetapi untuk menjadikan kalian manusia yang lebih baik, dan membuat suatu kerjasama yang solid. Aku tidak memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikanmu seseorang yang dapat bertumbuh bersamamu”.

Ini untuk : yang baru saja menikah Komar n Mita, yang sudah menikah Mbak as, yang akan menikah Ian + Rina dan yang sedang mencari Agan Muldhani, khususnya yang sedang mencari Lina…

Powered by Esia BlackBakrie®
Tarif lebih Murah,
Bbm Rp 1,- per karakter
Kirim gambar Rp 1,- per pixel
Telp Rp 1,- per detik ke smua operator… detik kedua dan seterusnya tarif Normal…

Malam minggu @ Bandung

Posted: Juli 9, 2011 in Tak terkategori

Setelah jalan2 dari PVJ balik lagi ke hotel tempat menginap. Hhhmmmmm perut kok lapar… Akhirnya pesan makan malam… Rasa mantap dan cukup menyehatkan.

Sebenarnya makanan ini yang selama ini bikin perut ane jadi ndutt… Gpp lah yang penting sehat…. “Besok pagi waktunya jalan2 sehat” Dah malam… Mau nulis apalagi juga mentok mentoknya mau bilang met bobo all… Powered by Esia BlackBakrie®
Tarif lebih Murah,
Bbm Rp 1,- per karakter
Kirim gambar Rp 1,- per pixel
Telp Rp 1,- per detik ke smua operator… detik kedua dan seterusnya tarif Normal…

Dewi Tanjung merupakan penggagas ide franchise untuk wedding card, souvenir dan pernak-pernik pernikahan. Dengan mengusung nama De Tanjung sebagai nama perusahaannya, wanita berparas ayu ini terus mengambangkan usaha ini.

Jika anda hanya sekadar tahu bahwa bisnis franchise kebanyakan hanya untuk makanan saja, Anda salah. Kini ada terobosan baru dalam usaha franchise ini. Yaitu franchise wedding card, souvenir dan pernak-pernik pernikahan, dan ini merupakan franchise untuk wedding card, souvenir dan pernak-pernik pernikahan pertama di dunia.

Usahanya sendiri dimulai sejak 2003 sampai sekarang ini sudah memiliki omzet Rp1 miliar per tahun dari modal awal hanya sebesar Rp50 ribu. Padahal, awal mula Dewi merintis usaha ini dikarenakan kepepet. Dengan kondisi keluarga yang sangat sederhana sekali, di mana sejak bayi Dewi sudah ditinggal oleh Ayahanda tercinta, dan Ibunda yang lulusan SD hanya berprofesi sebagai pembantu rumah.

Untuk kuliah pun, sang paman yang membiayainya. “Karena kepepet gitu, keluarga saya itu sederhana sekali,” ungkap Dewi kepada okezone beberapa waktu lalu.

Suatu hari, Dewi bercerita, dia diberi uang untuk membeli baju Lebaran dari sang paman sebesar Rp50 ribu, akan tetapi Dewi tidak membelikan uang itu untuk baju Lebaran. Karena Dewi berpikir jika uang itu dibelikan baju Lebaran, maka dirinya tidak akan mempunyai uang lagi.

Maka dari itu, perempuan lulusan D3 Universitas Brawijaya itu, memutuskan untuk menggunakan uang Rp50 ribu ini untuk modal usaha. Dengan memunguti daun-daun kering yang berguguran di kampusnya dan membeli beberapa kertas dan karton, Dewi mulai berkreasi dengan membuat produk seperti notes, buku telepon, pigura dan sebagainya.

Usaha yang awalnya berkembang kecil-kecilan, setelah berjalan sekira dua atau tiga tahun, Dewi pun bertemu eksportir yang kemudian membantunya memasarkan barang-barangnya ke luar negeri, seperti Australia, Malaysia, Hong Kong serta Jerman. Akan tetapi karena krisis, eksportir yang merupakan kawannya itu pun bangkrut.

“Saya berpikir bagaimana saya bisa bertahan setelah teman saya itu bangkrut, bagaimana bisa berkembang cepat tapi dengan modal sedikit. Dan akhirnya saya franchise-kan itu jawabannya. Dan belum ada di Indonesia. Bahkan di dunia,” ungkap Dewi.

Jika pada awalnya Dewi memproduksi seperti buku telepon, pigura, notes dan lain-lain kini Dewi fokus di dalam franchise khusus untuk wedding card, souvernir dan pernak-pernik pernikahan.

Sekarang ini, dengan membeli lisensi sebesar Rp60 juta dan Rp90 juta, Anda akan mendapatkan kontrak selama tiga tahun dengan setiap bulannya akan ada desain baru untuk wedding card, souvenir dan pernak-pernik pernikahan.

“Franchise kita itu unik, susah ditiru. Kalau orang yang tidak ngerti tentang handycraft, susah untuk meniru desain kita. New product inovasi adalah andalan kita,” tuturnya.

Saat ini Dewi memiliki enam outlet di Malang, Jawa Timur. Dewi pun berencana ingin memiliki memiliki oultlet di Jakarta, Surabaya,Medan, dan di kota-kota besar lainnya.  

Adapun tips sukses dari wanita berambut pendek ini, adalah yang harus berani. Jangan menunggu untuk modal yang besar, pengalaman dan sebagainya, menurutnya yang terpenting adalah kita sudah mencoba, dan harus memiliki impian.

“Yang penting tuh harus berani, jangan nunggu untuk punya modal besar, nunggu untuk pintar, yang penting kita mau mencoba dan punya impian. Karena jika kita mempunyai sebuah impian maka kita akan termotivasi untuk mengejar impian itu dengan sekuat tenaga,” terang Dewi.

Dewi pun menambahkan jika ingin merintis suatu usaha janganlah mempunyai rasa gengsi. Seperti dikatakan di atas bahwa kita harus berani baik dalam berinovasi dan kreatif maupun mengambil risiko apapun.

“Satu lagi, jangan gengsian. Kebanyakan teman-teman saya itu gengsian. Dulu waktu saya nawarin barang-barang ke teman-teman saya, diledekin sebagai sales. Tapi saya tidak malu tuh, PD aja lagi,” tutupnya sambil tersenyum. (wdi) (ade

Sumber : okezone

Paku dan Lubangnya

Posted: Februari 2, 2011 in Wisdom of my life

Alkisah ada anak lelaki dengan watak buruk.
Ayahnya memberi dia sekantung penuh
paku, dan menyuruh memaku satu batang paku di
pagar pekarangan setiap kali dia kehilangan
kesabarannya atau berselisih paham
dengan orang lain.

Hari pertama dia memaku 37 batang di pagar.
Pada minggu-minggu berikutnya dia
belajar untuk menahan diri, dan jumlah paku yang
dipakainya berkurang dari hari ke hari. Dia
mendapatkan bahwa lebih gampang menahan diri
daripada memaku di pagar.

Akhirnya tiba hari ketika dia tidak perlu
lagi memaku sebatang paku pun dan dengan
gembira disampaikannya hal itu kepada ayahnya.

Ayahnya kemudian menyuruhnya mencabut
sebatang paku dari pagar setiap hari bila
dia berhasil menahan diri/bersabar.Hari-hari
berlalu dan akhirnya tiba harinya dai bisa
menyampaikan kepada ayahnya bahwa semua paku
sudah tercabut dari pagar.

Sang ayah membawa anaknya ke pagar
dan berkata :Anakku, kamu sudah berlaku baik,
tetapi coba lihat betapa banyak lubang
yang ada dipagar. Pagar ini tidak akan kembali
seperti semula.Kalau kamu berselisih paham atau
bertengkar dengan orang lain, hal itu
selalu meninggalkan luka seperti pada pagar.

Kau bisa menusukkan pisau di punggung
orang dan mencabutnya kembali, tetapi akan
meninggalkan luka. Tak peduli berapa
kali kau meminta maaf/menyesal, lukanya
tinggal. Luka melalui ucapan sama perihnya seperti
luka fisik.

hmmm... winny makannya banyak...

hmmm… winny makannya banyak…

Lina nahan angin...

Lina nahan angin…

mahasiswi STIE Jayakarta

mahasiswi STIE Jayakarta

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan sebagai calon ekonom (‎​​​​​GuBЯЯÅÅÅkkk) maksudnya calon akuntan itu minimnya ya… Maksimalnya ya jadi anggota dewan ˘=)) нɑɑ˘°˘нɑɑ˘°˘нɑɑ =))˘•‎​˘=)) нɑɑ˘°˘нɑɑ˘°˘нɑɑ =))˘• , mahasiswaSTIE Jayakarta melakukan visitasi (kunjungan/jenguk kaya ke rumah sakit) ke Bank Indonesia (BI) pada hari Kamis, 27 Januari 2011.

Terkait dengan mata kuliah mengunjungi BI untuk mengetahui berbagai topik-topik moneter dan perbankan, di antaranya: Peran BI dibidang Moneter (Termasuk Operasi Pasar Terbuka), Inflation Targeting, Pengelolaan Devisa, Pinjaman Luar Negeri, Arsitektur Perbankan Indonesia, Sistem Perbankan, Perbankan Syariah, Fit & Proper Test hingga Pengantar Akuntasi Bank (klo ini sih gw tanya sendiri nyari narasumber cewe cantik).

Rombongan dari kampus dari berbagai tahun angkatan. Rombongan juga mendapatkan kesempatan untuk menggali informasi mengenai topik-topik Sistem Pembayaran seperti: Pengedaran uang dan ciri-ciri keaslian uang, kunjungan ke Bagian Kliring & RTGS serta kunjungan ke Museum Artha Suaka (Museum Uang).

Pertanyaan2 yang cukup kritis dilontarkan oleh salah seorang mahasiswa saya yang bernama Hasan Muldhani… Walo dia pilih narasumber tp cukup berbobot sebagai mahasiswa akunting…

Semua itu pengetahuan awal tp semoga bisa menambah daya saing mahasiswa STIE JAYAKARTA. Saya sebagai dosen pembimbing hanya bisa mengarahkan… Kalian yg menentukan arah masa depan kalian…

Nih Dosen pembimbing yang gaul abis...

Nih Dosen pembimbing yang gaul abis…

Godaan setan.... rrrgghhh....

Godaan setan…. rrrgghhh….

1. Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda manusia belum tercapai. Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan malah sering mengeluh.

2. Selalu Berusaha
Setan akan mencari cara apapun untuk menggoda manusia dan agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh ide. Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas.

3. Konsisten
Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada pekerjaanya, tak pernah mengeluh dan berputus asa. Sedangkan manusia banyak yang mengeluhkan pekerjaannya, padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur.

4. Solider
Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Sedangkan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, kebanyakan malah saling bunuh dan menyakiti.

5. Jenius
Setan itu paling pintar mencari cara agar manusia tergoda. Sedangkan manusia banyak yang tidak kreatif, bahkan banyak yang jadi peniru dan plagiat.

6. Tanpa Pamrih
Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharapkan imbalan apapun. Sedangkan manusia, apapun harus dibayar.

7. Suka berteman
Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman, berteman agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak yang lebih memilih mementingkan diri-sendiri dan egois

makasih yah... kita nggk terpikir apa yg ayh pikirkan utk kami...

makasih yah… kita nggk terpikir apa yg ayh pikirkan utk kami…

Ketika sore sepulang kerja seorang suami melihat istri yang tertidur pulas karena kecapekan bekerja seharian di rumah. Sang suami mencium kening istrinya dan bertanya, ‘Mah, udah sholat ashar belum?’ Istrinya terbangun dengan hati berbunga-bunga menjawab pertanyaan suami, ‘sudah yah..’ Istrinya beranjak dari tempat tidur mengambil piring yang tertutup, sore itu istrinya memasak kesukaan sang suami. ‘Lihat nih, aku memasak khusus kesukaan ayah.’ Piring itu dibukanya, ada sepotong kepala ayam yang terhidang untuk dirinya.

Sang suami memakannya dengan lahap dan menghabiskan. Istrinya bertanya, ‘Ayah, kenapa suka makan kepala ayam padahal aku sama anak2 paling tidak suka ama kepala ayam.’ Suaminya menjawab,’Itulah sebabnya karena kalian tidak suka maka ayah suka makan kelapa ayam supaya engkau dan anak-anak mendapatkan bagian yang terenak.’ Mendengar jawaban sang suami, Terlihat butir-butir mutiara mulai menuruni pipinya. Jawaban itu menyentak kesadarannya yang paling dalam. Tidak pernah dipikirkan olehnya ternyata sepotong kepala ayam begitu indahnya sebagai wujud kasih sayang yang tulus kecintaan suami terhadap dirinya dan anak-anak. ‘Makasih ya ayah atas cinta dan kasih sayangnya.’ ucap sang istri. Suaminya menjawab dengan senyuman, pertanda kebahagiaan hadir didalam dirinya.

Teman, Kita seringkali mengabaikan sesuatu yang kecil namun memiliki makna yang begitu besar, didalamnya terdapat kasih sayang, cinta, pengorbanan dan tanggungjawab sekalipun sesuatu yang kecil itu adalah sepotong kepala ayam. Semoga cerita diatas kita bisa mengambil hikmah dengan mencintai setulus hati keluarga kita.

Roti Gosong

Posted: Januari 28, 2011 in Wisdom of my life

Ketika aku masih kecil, ibu suka membuat sarapan dan makan malam. Dan suatu malam, setelah ibu sudah membuat sarapan, bekerja keras sepanjang hari, malamnya menghidangkan sebuah piring berisi telur, saus dan roti panggang yang gosong di depan meja ayah.

Saya ingat, saat itu menunggu apa reaksi dari orang-orang di situ!

Akan tetapi, yang dilakukan ayah adalah mengambil roti panggang itu, tersenyum pada ibu, dan menanyakan kegiatan saya di sekolah. Saya tidak ingat apa yang dikatakan ayah malam itu, tetapi saya melihatnya mengoleskan mentega dan selai pada roti panggang itu dan menikmati setiap gigitannya!

Ketika saya beranjak dari meja makan malam itu, saya mendengar ibu meminta maaf pada ayah karena roti panggang yang gosong itu.

Dan satu hal yang tidak pernah saya lupakan adalah apa yang ayah katakan: “Sayang, aku suka roti panggang yang gosong.”

Sebelum tidur, saya pergi untuk memberikan ciuman selamat tidur pada ayah. Saya bertanya apakah ayah benar-benar menyukai roti panggang gosong.

Ayah memeluk saya erat dengan kedua lengannya yang kekar dan berkata, “Debbie, ibumu sudah bekerja keras sepanjang hari ini dan dia benar-benar lelah. Jadi sepotong roti panggang yang gosong tidak akan menyakiti siapa pun!”

Apa yang saya pelajari di tahun-tahun berikutnya adalah belajar untuk menerima kesalahan orang lain, dan memilih untuk merayakan perbedaannya – adalah satu kunci yang sangat penting untuk menciptakan sebuah hubungan yang sehat, bertumbuh dan abadi.

Tiap Kali pengen makan, ngumpul direncanain jauh2 hari pasti meleset juga…. Itulah yang terjadi waktu awal2 terbentuknya geng wong gendeng2 alias sableng. Geng sableng ini tiap kali ke kampus yang dipikirin hanya gimana bisa makan enak murah kalo bisa gak bayar…. (hiperbolik banget yo…..)

Versi bahasa suriname : Geng Borju Isine yo kui aventuro, khaira, bunda, lina, zhemoet, Kumis…. dan beberapa pemain figuran yang tiap hari ikut nongol dan pengen di foto bagai artis tidak laku.

Bahkan tiap kali buka kamera ecek2 murah dengan merek gak jelas aja sudah teriak teriak mereka minta di foto…. sungguh2 tragedi fotogenit….

Begini teriakan mereka…. MASSSS FOTO PAS DI TAI LALAT DONG… CETAK YA MASS BIAR BISA AKU KIRIM KE KAMPUNG.. (dalam ati gilani banget ini makhluk…. .)

mereka kalo masuk infotainment pasti ada selalu di RCTI KISMIS (kisah Seputar Selebti Miskin).

Lupa ya diriku tadi mau ngomongin makan2 ya…..

Tips n Trik Wisata Kuliner ala Borju geng:

1. jangan Bawa uang banyak

2. Siapkan perut kosong

3. Pura2 gak mau dulu waktu diajak jalan

4. Langsung Terima kalo ada yang nawarin traktir

5. Siapkan uang receh tiap mau ngumpul sama makhluk2 ajaib ini…(karena tiada hari tanpa urunan)

6. Selalu siap sedia kalo diajak patungan (ke WC aja patungan 500 rupiah) cuma pipisnya gak bareng…. yang satunya minggu depan gantian gitu loh…

Wis konco2 yang ingin nambahin macem2 gak jelas monggo…

Salam

Pengelola Blog gebleg

Donovan Mardova

Seorang temenku pernah bertanya, “He, kalau aku nikah tapi dengan gaji yang cuma sekian bisa gak ya?”

Hmmm…..

Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit. Sekedar berbagi aja, buat temen-temen yang mungkin juga mengalami ‘Matery after merit phobia syndhrome’.

Daftar anggaran bulanan (asumsi: disusun berdasarkan skala proritas, disusun dengan sangat relatif,
dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah Jakarta tahun anggaran 2008)

1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah 5000 Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 Hari adalah Rp900.000

Tips
Rajin-rajin ke kondangan atau sunatan, Dan bawa pulang nasi kotaknya pasti lebih ngirit. Selalu bawa minum dari rumah klo kemana2 jadi gak usah beli kalopun beli aqua gelas aja….wakakakkkkk

2. Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya udah botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak, maka Dana untuk kontrakan sekitar 500.000/bulan

Tips
Tinggallah di Pondok Mertua Indah Niscaya 2 Dana diatas gak akan pernah ada. Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk ‘makan ati’

3. Listrik Dan Air
Dengan asumsi daya listrik 900 watt Dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 100.000/bulan

Tips
Jangan pakai AC, cukup AC (angin cendela). Jangan suka main Plestesyen, cukup main monopoli, sudamanda atau gaple sama istri terasa lebih romantis.

4. Transportasi
Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit, maka untuk ongkos bensin Dan servis adalah 100.000

Tips
Gunakanlah bensin campur! (maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit). Atau ikutlah “Nebeng Fans Club”, dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih menyenangkan. (Cadangan tebengan masih available “Dbanget”, “DKumis”

5. Komunikasi
Dengan asumsi pake CDMA yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos Komunikasi berdua adalah 100.000

Tips
Pakelah ‘FREN’ yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang, “Freeen…minjam HP nya dong freen…”)

6. Keperluan sehari-hari
Seperti sabun,odol,shampoo, dengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, maka
alokasi dana untuk ini sebesar 50.000

Tips:
Mandi kalo perlu saja Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 Hari sekali. Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata. Untuk sabun pakailah sabun colek 3M (Murah Meriah Muntah) tinggal tambahin air se ember bisa untuk apa aja (Mandi, cuci baju,cuci piring, cuci motor bahkan mandiin wedhus dbanget)

7. Kesehatan

Seperti minyak kayu putih, vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 50.000

Tips
Jaga kesehatan jangan begadang…kalo tiada artinya…begadang bole saja…asalkan sambil ronda (halah!!)

8.Entertaiment
Nah ini kalau ada uang lebih aja, bisalaah sekali-sekali nomat, lihat live music, lari Pagi di monas, atau makan martabak sekali-sekali.

Jadi…

Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar:

Rp. 1.800.000/bulan

(syeeett dah…masih gede juga ya)

Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen-temen ketika pengen nikah, untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang Ada. Kalopun masih ‘besar pasak daripada tiang’ Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang…ataauu… Ga usak pakai Pasak, tapi dipaku aja!

Tapi Ada 1 hal yang Ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda Memutuskan untuk menikah

(serius mode on*)

Yaitu, berkah menikah Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha Dan berdoa Selalu bersukur Dan percaya bahwa Tuhanlah raja dari segala raja akunting! So, stop accounting, just do it! :) )